Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 memberikan harapan bagi proses pendidikan di Indonesia yang menanti-nanti masyarakat dan bangsa yang berkarakter dan berakhlak mulia. 

Karakter bangsa dan masyarakat sudah pasti tidak hanya dihasilkan oleh produk kurikulum, apalagi ini (kurikulum) merupakan konsep manusia penuh dengan coba-coba atau meniru dari negara yang belum tentu berkiblat kepada kebenaran secara ruhani.

Habitat atau lingkungan rumah, masyarakat sangat menentukan keberhasilan individu masyarakat di dalam mengembangkan potensi dan skill yang dibawa semenjak lahir.

Kurikulum 2013 memungkinkan berhasil di dalam mewujudkan cita-cita dan harapan kemunculannya jika pemegang kendali dari perubahan kurikulum ini menjalankan beberapa program, diantaranya;

1. Kesiapan sarana dan prasana sekolah ; sarana merupakan bagian dari kelancaran proses belajar di sekolah yang membantu para pendidik di dalam menginplementasikan konsep yang hendak dipahamkan kepada peserta didik

2. Sertifikasi guru akademi dan ruhani (keagamaan) ; Pemerintah telah menjalankan program sertifikasi dengan penuh tanggung jawab dan maksimal di dalam mengawal pelaksanaan program tersebut namun hanya sebatas akademi sehingga tidak salah kalau melahirkan peserta didik yang masih berorientasi pada nilai hasil ujian nasional (UN) yang tinggi sehingga terjadilah penjualan jawaban soal ujian nasional dan berbagai macam kendala yang menyebabkan adanya kurukulum 2013 hanya memunculkan nama baru dengan hasil lama.

Pemerintah atau kemendikbud sebaiknya melakukan sertifikasi keagamaan bagi para pendidik, jika pendidik dari kalangan muslim maka dilakukan uji kompetensi secara keagamaan di dalam pelaksanaan syariat Islam dimulai dari sholat lima waktu sebagai modal dasar setiap individu muslim ideal.

Uji kompetensi keruhanian bukan sebatas soal-soal dengan pilihan ganda atau tulisan tetapi mencakup kehidupan sosial di lingkungan masyarakatnya.

Landasan Filosofis ” Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta
peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan
bangsa (UU RI nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional). Untuk
mengembangkan dan membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat,
pendidikan berfungsi mengembangkan segenap potensi peserta didik “menjadi
manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warganegara yang
demokratis serta bertanggungjawab” (UU RI nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional). mungkinkah terwujud filossfis di atas jika para pendidik belum bertaqwa? atau hanya angan-angan belaka untuk mewujudkan cita mulia tersebut?! wallahu a’laam bishowab (hanya saran saja)

 

 

 

 

 

berkarakteeGambar

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Benarkah sholat kita?

Syariat Islam adalah satu-satunya syariat atau ajaran yang benar. Kebenaran ajaran atau syariat Islam yang dibawa oleh para nabi dan rasul karena bersumber dari Dzat yang Maha benar (AlHaq) dan maha Bijak (AlHakim)

Sholat merupakan syariat yang paling agung yang dijadikan barometer baik dan diterimanya bermacam amal sholeh, ketika sholat lima waktu baik dan benar (dilaksanakan sesuai pelaksanaan Rasulullah saw)  sudah pasti amal sholeh baik yang mahdhoh atau goir mahdhoh diterima dan menjadi jaminan selamat di dunia bahagia di akhirat.

Kesempurnaan syariat Islam dipertegas dengan firman Allah swt di dalam Alquran surat Al-Maidah :3

“Pada hari Ini Telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan Telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan Telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu…” (Qs. Al-Maidah ; 3)

Seluruh syariat yang berhubungan dengan ibadah vertikal (habluminallah) sudah disempurnakan dengan berakhirnya masa turunya wahyu dan wafatnya Rasulullah saw tidak ada sedikitpun celah bagi siapapun dan apapun kedudukannya untuk menambah atau merubah mutlak sempurna tidak bisa diotak-atik sesuai selera atau kepentingan dan hendaknya tunduk serta patuh dengan ucapan sami’na wa atho’na (kami mendengar dan kami taat), adapun habluminnas aturan sudah sempurna, namun para ulama dari kalangan sahabat, tabi’in diperbolehkan berijtihad di dalam perkara dan urusan yang tidak terdapat di dalam Alquran dan hadits menurut cara pendang manusia yang sangat terbatas dan itupun harus dikembalikan kepada para ulama baik dari kalangan ahli fiqih, hadits, tafsir dan tarikh.

Mari kita sholat kita satu persatu dari rukun-rukunya yang merupakan pondasi sahnya sholat;

1. Niat.

Niat adalah keinginan hati untuk melakukan sesuatu dengan bertujuan mengharap ridho Allah swt. Niat membedakan antara ibadah dan adat kebiasaan sehingga menentukan diterimanya suatu ibadah. 

Niat diperbolehkan dengan dilafalkan bagi orang yang tidak mampu memfokuskan hatinya kecuali dengan melafalkan niat. Niat sholat harus diikuti dengan takbiratul ihrom dengan mengangkat tangan (mengucapkan takbir disertai mengangkat tangan)

2. Berdiri menghadap kiblat

Berdiri adalah rukun sholat bagi orang yang mampu berdiri sebagaimana diperkenankan duduk bagi yang tidak mampu berdiri. Berdiri di dalam sholat berbeda sikapnya dengan berdiri di hadapan pejabat justru harus diikuti sikap khauf (takut), roja (penuh harapan) dan mahabbah (kecintaan) kepada Dzat yang menentukan hidup dan mati

3. Takbirotul Ihrom

Takbirotul ihrom adalah dilakukan dengan mengangkat tangan dengan mengucapkan الله أكبر (Allah Maha Besar), mengangkat tangan dengan posisi tangan di atas bahu atau sejajar telingan dengan menghadapkan telapak tangan kanan kiri ke arah kiblat

4. Membaca Surat Al-Fatihah

Membaca Surat Alfatihah adalah rukun sholat baik fardhu atau sunnah. bagi mu’allaf yang belum mampu membaca atau hafal diperbolehkan membaca dzikir yang dihafalnya. Membaca Fatihah seharusnya dengan merenungi arti dan makna surat tersebut sehingga diharapkan membuahkan kekhusyuan di dalam sholat . bersambung….

 

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Senyumlah!

Islam adalah syariat yang mulia yang dibawa oleh para nabi yang mulia dari Dzat yang Maha Mulia (Al-Kariim) mengajarkan penganutnya serta orang yang mencintai syariat ini untuk selalu berbuat kebaikan.

Kebaikan di dalam Islam tidak hanya baik menurut pandangan atau tinjauan manusia semata tetapi harus dilandasi dengan keridhoan dan kecintaan dari Dzat yang Maha Al-Waduud (Maha mencintai), sebagaimana definisi dari ibadah merupakan segala sesuatu baik perkataan,perbuatan dan juga yang terbersit dalam hati yang diridhoi dan dicintai Allah SWT.

Beragam kebaikan di dalam syariat Islam dari yang tertinggi berupa Jihad fi sabilillah hingga menyingkirkan duri atau sampah dari jalanan merupakan kebaikan sebagai investasi di dunia menuju kebahagiaan di akhirat kelak.

Rasulullah saw dalam sabdanya : “Senyummu di depan saudarmu adalah shodakoh” inilah salah satu bukti dari bermacam-macam kebaikan yang sangat bernilai di dalam ajaran Islam di saat agama lain tidak menganggapnya sebagai kebaikan (hasanah).

Mampukah kita tersenyum karena Allah?

Siapakah yang menjadikan setiap orang mampu tersenyum?

Mengapa masih ada orang yang tidak mampu tersenyum di depan sesama manusia?

Senyumlah untuk mengepresikan kebahagiaan dan demi kebahagiaan orang lain, karena Allah SWT akan membalas sekecil apapun karya dan usaha hamba-Nya

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

KBM Bahasa Arab Learning by doing

Video ini menampilkan salah satu kegiatan pembelajaran bahasa Arab dengan menggunakan metode learning by doing.
kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode tersebut sangat disukai peserta didik khususnya usia sekolah dasar

Video | Posted on by | Meninggalkan komentar

Generasi Robbany

Generasi Robbany adalah generasi yang berkomitmen dengan menjalankan syariat Allah swt dan istiqomah di dalam menjalankan sunnah Rasul-Nya dimanapun berada dan kapanpun . Karakter yang sangat istimewa dan harus diteladani oleh generasi saat ini adalah tercantum di dalam firman Allah swt;

 “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud[1406]. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu Kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya Karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar” (Qs. Al Fath : 29)

 Gambar

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Generasi yang ditakuti para Zionis

Generasi yang ditakuti para Zionis

Mari kita pehatikan fiman Allah swt di dalam Alquran surat Al Hasyr ;لأنتم أشد رهبة في صدورهم من الله ذلك
بأنهم قوم لايفقهون
“sungguh kalian lebih ditakuti di dalam jiwa mereka (Yahudi) dari pada mereka takut kepada Allah disebabkan mereka kaum yang bodoh”
wahai para pendidik bangkitlah dan bangkitkan generasi Islam untuk kekuatan mengembalikan ‘izzatul Islam wal muslimin!

Gambar | Posted on by | Meninggalkan komentar

Bertaubatlah, sebelum datang kematian!

Kematian adalah sesuatu yang pasti dan tidak diragukan, lari atau berjalan kematian akan menghampiri setiap yang bernyawa.

Bukankah  kematian diciptakan bertujuan menguji umat manusia? siapakah terbaik amal perbuatanya di dunia?

Jangan khawatir dan galau dengan adanya sesuatu yang pasti terjadi, mau atau tidak tetap dihadapi. yang perlu dikhawatirkan adalah kehidupan setelah kematian. Modal yang sudah disiapkan, bukan berupa harta yang melimpah, istri yang cantik, keturunan  yang dibangga-banggakan, jabatan yang tinggi. bahkan semua itu melupakan manusia akan kematian yang tidak ada seorangpun yang bernyawa luput darinya

Alam barzakh.

Alam barzakh atau alam kubur merupakan manzilatun min manazilil akhiroh atau satu  pijakan dari pijakan alam akhirat yang akan dilalui oleh setiap manusia sebelum menghadapi hisab (perhitungan). Terangilah alam barzakh dengan memperbanyak sholat sunnah, dzikir, membaca Alquran dan hindarilah siksaanya dengan meninggalkan maksiat baik lahir maupun batin. (lihatlah :http://www.youtube.com/watch?v=uAL_glmbF1c&feature=related)

Kematian adalah sesuatu yang pasti dan tidak diragukan, lari atau berjalan kematian akan menghampiri setiap yang bernyawa.

Bukankah  kematian diciptakan bertujuan menguji umat manusia? siapakah terbaik amal perbuatanya di dunia?

Jangan khawatir dan galau dengan adanya sesuatu yang pasti terjadi, mau atau tidak tetap dihadapi. yang perlu dikhawatirkan adalah kehidupan setelah kematian. Modal yang sudah disiapkan, bukan berupa harta yang melimpah, istri yang cantik, keturunan  yang dibangga-banggakan, jabatan yang tinggi. bahkan semua itu melupakan manusia akan kematian yang tidak ada seorangpun yang bernyawa luput darinya

Alam barzakh.

Alam barzakh atau alam kubur merupakan manzilatun min manazilil akhiroh atau satu  pijakan dari pijakan alam akhirat yang akan dilalui oleh setiap manusia sebelum menghadapi hisab (perhitungan). Terangilah alam barzakh dengan memperbanyak sholat sunnah, dzikir, membaca Alquran dan hindarilah siksaanya dengan meninggalkan maksiat baik lahir maupun batin.

Alam makhsyar

Setelah dunia ini hancur dengan peristiwa qiyamah yang mengejutkan dan membuat semua yang bernyawa terhentak, maka manusia dikumpulkan di mahsyar (tempat berkumpul)

Allah SWT berulang kali mengingatkan umat manusia dengan adanya pertemuan disana seperti di dalam Qs. Al-An’am ; 38, Al-Anfal;36 dan Al-Furqon ; 34.

Sudahkah kita berpikir  tragedi yang akan menimpa dan maha dahsyat? Posisi matahari yang sangat panas berada kurang lebih 2 mil dari tempat berkumpulnya makhluk Allah SWT. ada yang tenggelam dengan keringatnya disebabkan maksiat yang dilakukan di dunia, banyak menentang syariat-Nya.

Bertaubatlah, bertaubatlah, bertaubatlah sebelum matahari terbit dari barat!

Kematian adalah sesuatu yang pasti dan tidak diragukan, lari atau berjalan kematian akan menghampiri setiap yang bernyawa.

Bukankah  kematian diciptakan bertujuan menguji umat manusia? siapakah terbaik amal perbuatanya di dunia?

Jangan khawatir dan galau dengan adanya sesuatu yang pasti terjadi, mau atau tidak tetap dihadapi. yang perlu dikhawatirkan adalah kehidupan setelah kematian. Modal yang sudah disiapkan, bukan berupa harta yang melimpah, istri yang cantik, keturunan  yang dibangga-banggakan, jabatan yang tinggi. bahkan semua itu melupakan manusia akan kematian yang tidak ada seorangpun yang bernyawa luput darinya

Alam barzakh.

Alam barzakh atau alam kubur merupakan manzilatun min manazilil akhiroh atau satu  pijakan dari pijakan alam akhirat yang akan dilalui oleh setiap manusia sebelum menghadapi hisab (perhitungan). Terangilah alam barzakh dengan memperbanyak sholat sunnah, dzikir, membaca Alquran dan hindarilah siksaanya dengan meninggalkan maksiat baik lahir maupun batin.

Alam makhsyar

Setelah dunia ini hancur dengan peristiwa qiyamah yang mengejutkan dan membuat semua yang bernyawa terhentak, maka manusia dikumpulkan di mahsyar (tempat berkumpul)

Allah SWT berulang kali mengingatkan umat manusia dengan adanya pertemuan disana seperti di dalam Qs. Al-An’am ; 38, Al-Anfal;36 dan Al-Furqon ; 34.

Sudahkah kita berpikir  tragedi yang akan menimpa dan maha dahsyat? Posisi matahari yang sangat panas berada kurang lebih 2 mil dari tempat berkumpulnya makhluk Allah SWT. ada yang tenggelam dengan keringatnya disebabkan maksiat yang dilakukan di dunia, banyak menentang syariat-Nya.

Bertaubatlah, bertaubatlah, bertaubatlah sebelum matahari terbit dari barat!

Alam makhsyar

Setelah dunia ini hancur dengan peristiwa qiyamah yang mengejutkan dan membuat semua yang bernyawa terhentak, maka manusia dikumpulkan di mahsyar (tempat berkumpul)

Allah SWT berulang kali mengingatkan umat manusia dengan adanya pertemuan disana seperti di dalam Qs. Al-An’am ; 38, Al-Anfal;36 dan Al-Furqon ; 34.

Sudahkah kita berpikir  tragedi yang akan menimpa dan maha dahsyat? Posisi matahari yang sangat panas berada kurang lebih 2 mil dari tempat berkumpulnya makhluk Allah SWT. ada yang tenggelam dengan keringatnya disebabkan maksiat yang dilakukan di dunia, banyak menentang syariat-Nya.

Bertaubatlah, bertaubatlah, bertaubatlah sebelum matahari terbit dari barat!

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar