AKHLAQ PENDIDIK

alir3
Kondisi Ummat Islam saat ini minder, apatis, dan putus asa.
Karakter-karakter yang demikian disebabkan beberapa aspek;
• karena sering kurang percaya bahwa derajatnya di hadapan manusia yang lain adalah sama
• karena ia tidak yakin bahwa setiap orang disamping memiliki kelemahan juga memiliki kelebihan. Dia hanya memfokuskan melihat kelemahan dirinya sendiri. Dia tidak mampu melihat bahwa pada dirinya juga terdapat kelebihan dan keunggulan yang Allah berikan kepadanya.
• kurang beriman kepada Allah dan kurang beriman kepada qadha dan qadar.
• su’udhon / berburuk sangka kepada Allah swt.
Maka untuk menghilangkan rasa minder, apatisme, dan qonuth ( putus asa) dari dalam tubuh ummat, kita harus melakukan beberapa hal yang memotivasi kaum muslimin dengan membangun kesadaran baru yang luar biasa
1. Membangun kesadaran bahwa mereka adalah makhluk Allah yang dimuliakan.
“ Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan (Al-Isra;70)
2. Menyadarkan bahwa orang mukmin menjadi umat yang terbaik(khairu ummah) karena mereka menjauhkan diri dari sikap apatis serta memilih bersikap proaktif dalam amar ma’ruf nahi munkar

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.(Al Imran; 110)
3. Menyadarkan bahwa mereka adalah kaum beriman yang memiliki ketinggian dan kekuatan

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman (Al-Imran ; 139)
4. Membangun kesadaran untuk selalu berbaik sangka kepada Allah swt
“(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, ( Alhadid 23)
Yakinkan kepada ummat bahwa kondisi yang dirasakan oleh manusia di dalam kehidupan ini, hanya ujian dan cobaan untuk mengetahui siapakah yang terbaik amalanya/pengabdiannya kepada Allah swt.
5. Hindarilah dari membanggakan potensi atau keberhasilah orang kafir di hadapan kaum muslimin.
Seorang dai kepada Allah, tentu loyalitasnya hanya kepada Allah, Rasulullah dan kaum muslimin
.
Kebiasaan membanggakan keberhasilan barat atau orang kafir / musuh-musuh Allah swt selain akan mengurangi bentuk loyalitasnya kepada kaum muslimin, juga tidak akan banyak mendatangkan faidah dan manfaat bagi kemajuan dan kesadaran kaum muslimin(laayusminu walaa yughni min ju’).
Bukankaht idak ditemukan satu riwayatpun dalam sirah nabawi , Rasulullah saw menyebutkan keberhasilan orang kafir untuk memotivasi kaum muslimin?
Rasulullah saw melarang kepada kita untuk mengatakan “ta isa syaiuthan” celakallah syetan( tafsir surat An-nas/ Ibnu katsir) karena akan menjadikan syetan besar dan congkak selalu mengganggu manusia.
Begitu juga orang-orang kafir/musuh-musuh Allah swt akan merasa dirinya disanjung dan dipuja sehingga terus mendatangkan penindasan, penghianatan dan kesewenang-wenangan.
والله أعلم بالصواب

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s